Teknologi Blockchain sering dihubungkan dengan mata uang kripto, terutama dengan Bitcoin. Lebih dari sekadar kumpulan catatan, ada lebih banyak hal yang lebih dari yang terlihat. Perusahaan teknologi tidak dapat bergerak maju tanpa teknologi blockchain. Teknologi ini tidak hanya untuk Bitcoin tetapi untuk berbagai industri besar yang dapat ditransformasikan di tahun-tahun mendatang.
Apa itu Blockchain?
Mari kita sederhanakan saja untuk mempermudah. Sejumlah catatan transaksional diwujudkan dengan sebuah “blok” dan faktor “rantai” menghubungkan semuanya secara bersamaan dengan kapasitas hash. Setelah catatan dibuat, catatan tersebut diverifikasi oleh sekelompok komputer dan digabungkan dengan catatan sebelumnya dalam rantai. Proses ini menciptakan rantai blok atau blockchain. Sejarah blockchain dapat ditelusuri kembali ke sebuah makalah tahun 1976 mengenai “Arah Baru dalam Kriptografi” yang menjelaskan konsep buku besar terdistribusi terpadu.
4 Fitur Utama dari Blockchain
Blockchain jelas merupakan penemuan inovatif yang menciptakan fondasi internet jenis baru dengan bantuan fitur-fitur utamanya.
-
Sistem Terdesentralisasi
Sistem terdesentralisasi memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan aset dalam jaringan yang dapat ditransfer dan diterima di mana saja di seluruh dunia melalui Internet. Aset-aset ini dapat berupa token, kontrak, dan dokumen penting lainnya. Dengan teknologi terdesentralisasi, pengguna memiliki otoritas yang tepat dengan menggunakan kunci pribadi yang terkait dengan aset tersebut.
Ini juga merupakan jenis sistem yang digunakan Decenternet di mana sistem ini juga memungkinkan pengguna untuk merasakan internet terdesentralisasi yang lebih cepat, lebih terlindungi, dan lebih personal bersama dengan situs web yang biasa Anda gunakan. Anubis adalah Sistem Operasi blockchain asli dan sepenuhnya gratis.
-
Buku Besar Terdistribusi
Blockchain berfungsi sebagai buku besar publik yang menyajikan informasi anggota dan transaksi digital yang telah dilakukan. Blok-blok yang telah mencatat transaksi secara lengkap kemudian dihitung untuk membentuk blockchain.
-
Mempromosikan Ekosistem yang Lebih Aman dan Terjamin
Blockchain memiliki kemampuan untuk menganalisis dan merevisi dirinya sendiri dari waktu ke waktu yang mendorong proses peninjauan dirinya sendiri.
-
Pertambangan
“Mining” melibatkan “penambang” yang memecahkan perhitungan matematika yang kompleks. Para penambang bersaing satu sama lain karena hadiah yang bisa mereka dapatkan setelah memecahkan teka-teki. Siapa pun yang memecahkannya lebih dulu, akan mendapatkan hadiah.
Meskipun bitcoin dan mata uang kripto lainnya menggunakan teknologi blockchain, mereka masih berbeda dalam memanfaatkannya.
0 Bagikan








